7.3 Laporan Saldo dan Pergerakan Stok
Laporan pergerakan stok membantu tim gudang dan manajemen memantau ketersediaan barang di rak toko, mengidentifikasi produk yang cepat habis (fast-moving), serta mendeteksi barang yang mengendap terlalu lama (slow-moving / dead stock).
1. Laporan Saldo Stok (Stock Balance)
Laporan Saldo Stok (Stock Balance) menampilkan posisi saldo awal, kuantitas barang masuk, kuantitas barang keluar, dan saldo akhir beserta nilai persediaan untuk setiap SKU barang.
- Ketik
Saldo StokatauStock Balancepada Awesome Bar (Ctrl + K), atau buka menu Stok > Saldo Stok (Stock > Stock Balance). - Pilih nama gudang toko (Gudang / Warehouse), kelompok barang (Kelompok Barang / Item Group, opsional), dan tentukan rentang tanggal yang diinginkan.
- Klik tombol Buat / Segarkan (Generate / Refresh).
2. Menelusuri Mutasi Rinci dengan Buku Besar Stok (Stock Ledger)
Laporan Buku Besar Stok (Stock Ledger) menyajikan urutan kronologis setiap transaksi mutasi barang secara mendalam. * Mencari Akar Penyebab Selisih: Telusuri transaksi masuk/keluar untuk mengetahui kapan dan pada transaksi apa selisih stok mulai timbul. * Verifikasi Dokumen: Pastikan tanggal penerimaan barang dan nomor surat jalan/PO dari pemasok tercatat dengan benar.
3. Menganalisis Barang Cepat Laku (Fast-Moving) & Lambat Laku (Slow-Moving)
Produk Cepat Laku (Fast-Moving)
Buka menu Analisis Stok (Stock Analytics) atau Riwayat Penjualan per Barang (Item-wise Sales History), urutkan kolom Jumlah Terjual (Qty Sold) dari jumlah terbanyak. Gunakan data ini untuk mempercepat jadwal pemesanan ulang (re-order) sebelum persediaan di toko habis.
Produk Lambat Laku (Slow-Moving)
Buka laporan Umur Stok (Stock Ageing) di menu Stok > Umur Stok. Periksa barang-barang yang berada di kolom usia simpan di atas 90 hari atau 180 hari, lalu rencanakan strategi promosi, diskon bundling, atau program cuci gudang (clearance sale).
4. Mengatur Peringatan Stok Menipis (Auto Re-order)
- Buka data produk di Master Barang (Item), lalu gulir ke bagian Pemesanan Ulang Otomatis (Auto Re-order).
- Klik Tambah Baris (Add Row), pilih gudang toko Anda, lalu tentukan batas minimum pemesanan (Tingkat Pemesanan Ulang / Re-order Level) dan kuantitas pemesanan ulang (Jumlah Pemesanan Ulang / Re-order Qty).
- Klik tombol Simpan (Save).
- Saat stok fisik di toko berkurang hingga menyentuh batas minimum, ERPNext akan otomatis membuat draf pengajuan barang (Permintaan Material / Material Request) ke gudang pusat atau tim pembelian.