Lewati ke isi

4.1 Mengelola Data Barang (Item Master)

Item Master adalah pusat pengelolaan data seluruh produk di ERPNext. Pengaturan data barang yang rapi—mulai dari kode barang, nama bahan, varian warna/ukuran, satuan ukuran (UOM), barcode, hingga harga jual—memudahkan kasir saat memindai barang dan menjaga akurasi pembukuan stok persediaan.


1. Memahami Template dan Varian Barang

  • Item Template (Barang Induk): Definisi produk dasar sebagai cetak biru, misalnya Rayon Twill Premium. Dokumen ini tidak menyimpan stok fisik secara langsung.
  • Item Variant (Barang Turunan / Varian): Produk fisik spesifik yang dijual dengan kombinasi atribut tertentu, misalnya Rayon Twill Premium - Navy Blue - Roll atau Rayon Twill Premium - Emerald Green - Meter.

2. Membuat Data Barang Baru

  1. Ketik new item atau Tambah Barang di Awesome Bar (Ctrl + K), atau buka menu Stok > Barang > Tambah Barang (Stock > Items > Add Item).
  2. Masukkan Kode Barang (Item Code) yang unik (misalnya format SKU standar toko), nama lengkap barang (Item Name), dan kelompok barang (Item Group).
  3. Tentukan satuan ukuran standar (Default Unit of Measure / Default UOM): Meter, Yard, Roll, atau Pcs.
  4. Pastikan opsi Kelola Stok (Maintain Stock) dicentang agar kuantitas dan nilai persediaan barang ini dicatat dalam buku stok.
  5. Jika barang memiliki varian warna/ukuran: Centang opsi Memiliki Varian (Has Variants), lalu pilih atribut yang diinginkan (misalnya Atribut Color atau Size).

3. Menambahkan Barcode dan Menetapkan Harga Jual

Menambahkan Barcode Produk

  1. Gulir ke bagian tabel Barcode (Barcodes), lalu klik Tambah Baris (Add Row).
  2. Pindai label barcode menggunakan scanner atau ketik nomor barcodenya secara manual.
  3. Pilih jenis barcode (Barcode Type seperti EAN atau Code 128), lalu pilih UOM yang terkait.

Menetapkan Harga Jual (Item Price)

  1. Klik tombol Harga Barang (Item Price) pada dashboard halaman barang atau buka menu Stok > Harga Barang > Baru (Stock > Item Price > New).
  2. Pilih daftar harga (Price List), misalnya Standard Selling.
  3. Masukkan nominal harga per satuan (misalnya Rp 65,000 per meter).
  4. Klik tombol Simpan (Save).

4. Daftar Periksa Konfigurasi Barang

Kolom Konfigurasi Nilai yang Disarankan Tujuan & Fungsi
Kelola Stok (Maintain Stock) Dicentang (Aktif) Mengaktifkan pencatatan mutasi stok dan kartu stok gudang
Satuan Standar (Default UOM) Meter / Pcs / Roll Menentukan satuan dasar saat transaksi dan laporan persediaan
Izinkan di POS (Allow in POS) Dicentang (Aktif) Memastikan barang muncul di katalog terminal kasir POS
Tingkat Penilaian (Valuation Rate) Harga modal rata-rata Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) dan margin laba
Barcode (Barcodes) Kode barcode unik Memungkinkan pemindaian cepat di meja kasir

Konversi Satuan Gulungan ke Meter

Jika toko Anda menjual kain baik secara gulungan utuh (Roll) maupun meteran: gunakan Meter sebagai satuan dasar (Stock UOM), lalu tambahkan tabel Konversi UOM (UOM Conversion) dengan rasio konversi, misalnya 1 Roll = 50 Meter.